Berita terbaru tentang PREDIKSI BOLA MALAM INI, serta ulasan head to head, prediksi line up dan skor, prediksi pertandingan bola dunia paling lengkap

WELCOME AGEN TERPERCAYA DAN TERBESAR DI ASIA  | LINK ALTERNATIF: WWW.SAHABAT303.VIP - WWW.JAGUAR303CASH.COM -  WWW.PARTAIGOAL.COM - WWW.858LIGA.COM

Thursday, August 15, 2019

Kasus Rasisme Kembali Terjadi di Laga Liverpool vs Chelsea

Sahabatcasino Agen Live Casino Online dan Sabung Ayam Terpercaya

Kasus Rasisme Kembali Terjadi di Laga Liverpool vs Chelsea - Kasus rasisme belum juga sirna dari dunia sepak bola. Kali ini yang menjadi korbannya yaitu penyerang muda Chelsea, Tammy Abraham, dalam laga UEFA Super Cup belum lama ini.

Seperti yang dikenal, Chelsea dipertemukan dengan Liverpool dalam gelanggang yang mempertemukan jawara Liga Champions dan Liga Europa itu. Pertandingan hal yang demikian digelar pada hari Kamis (15/8/2019) di Stadion Vodafone, Istanbul, Turki.

Tammy masuk di babak kedua sebagai substitusi, dan sempat mencuri perhatian sebab berjasa memberikan penalti terhadap Chelsea di babak perpanjangan waktu. Tapi, dia justru jadi biang kerok kekalahan the Blues dalam drama adu penalti.

Sang pelatih, Frank Lampard, coba memberinya motivasi usai laga. "Tammy sepatutnya menegakkan kepalanya. Itu yaitu resiko yang tak terpisahkan dari seorang pemain top," tuturnya dikutip dari BT Sport.

Baca Juga :
Prediksi bola malam ini
Prediksi bola parlay


Tammy Kena Kasus Rasisme

Berbeda dengan Lampard, publik tampaknya tak dapat memperlihatkan tanggapan yang lebih bagus. Mereka menghujani Tammy dengan cacian berbau rasisme melewati media sosial. Perbuatan hal yang demikian mendapat perhatian dari organisasi anti-diskriminasi, Kick it Out.

Kick it Out tak dapat tinggal diam melihat kasus rasisme kembali terjadi, terpenting setelah problem hal yang demikian sudah ramai diperbincangkan pada musim lalu. Mereka mengajak masyarakat untuk tak mengulangi problem yang tak kunjung usai itu.

"Pelecehan seperti itu kini kian gampang untuk diprediksi, melainkan tak mengurangi rasa jijiknya," tutur juru bicara organisasi, seperti yang dikutip dari Goal Interational.

"Kami mengirimkan dukungan terhadap Tammy dan mengulangi seruan kami terhadap Twitter dan perusahaan media sosial lainnya untuk menekan tingkat kasus ini," lanjutnya.

"Ini yaitu seruan untuk bertingkah - kami ingin tahu apa yang mereka lakukan untuk mengatasi problem berbahaya ini," tandasnya.

Kasus Rasisme Marak Terjadi

Pada musim lalu, kasus rasisme terus menjadi bahan perbincangan. Sejumlah pemain dari beraneka belahan negara menerima perlakuan yang kurang menyenangkan bagus melewati media sosial maupun secara seketika.

Pemain Manchester City, Raheem Sterling, menjadi korban dari kasus ini ketika klubnya menghadapi Chelsea di gelanggang Premier League. Lalu ada Kalidou Koulibaly, yang diejek secara tak senonoh oleh penggemar Inter Milan dalam laga Serie A.

Penyerang muda Juventus yang kini memperkuat Everton, Moise Kean, sempat membalas perlakuan rasis dari fans Cagliari beberapa bulan lalu. Striker Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang, bahkan tak lolos dari aksi yang memalukan hal yang demikian.

Sementara itu, di Inggris sudah terjadi sedikitnya empat kasus rasisme yang menimpa beberapa pemain. Mereka yaitu James McClean (Stoke City), Theo Robinson (Coventry), Bambo Diaby (Barnsley) dan saudari bek Fulham, Cyrus Christie.

DAFTAR SITUS JUDI ONLINE TERPERCAYA

- SAHABAT303.VIP
- JAGUAR303CASH.COM
-  PARTAIBIRU1.COM
- 858LIGA.COM

Share:

0 comments:

Post a Comment

WARNING!!!

WARNING!!!

WARNING!!!

Copyright © PREDIKSI DEWA 33 | BERITA BOLA MALAM INI DAN TERPERCAYA | | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com